Mau Jualan Apa Ya ?
Hehe..jadi inget pengalaman 6 tahun yang lalu..saya pernah jualan kue brownies di kampus
. Perjalanannya cukup panjang untuk kemudian akhirnya jualan brownies.
Saya pernah jualan makanan kecil dalam rangka mencari dana untuk acara di Himpunan waktu itu. Pernah juga jualan jus di acara temu alumni. Waktu itu saya menjadi anggota koperasi di kampus saya.
Setelah itu saya jualan atas nama saya sendiri. Hmm..jualan apa dulu ya, kosmetik atau makanan ? Wah saya baru ingat, saya jualan kosmetik dulu. Hihi..aneh dan geli mungkin orang ngeliatnya, karena jurusan saya terkenal dengan mahasiswa nya yang jarang dandan. Tapi saya tidak putus asa, saya mau mencoba. Yah, rasa penasaran di umur-umur produktif, pengen nyoba intinya dan tentu saja pengen untung donk…
Yah sambutannya lumayan, meski memang konsumennya tertentu dan gak semua. Sampai akhirnya saya kemudian berhenti berjualan kosmetik karena alasan sudah bosan dan jenuh. Akhirnya saya berjualan kue brownies ![]()
Waktu itu, sekitar tahun 2004 an, sedang booming-boomingnya brownies kukus yang waktu itu masih langka tetapi banyak dicari orang karena keunikannya..yah seperti teman-teman tahu, brownies biasanya dioven/dibakar. Waktu itu iseng juga sebenarnya, karena saya waktu itu kuliahnya tinggal sedikit dan ingin mengisi waktu luang..eh ternyata membuahkan hasil. Laku laris kuenya..:D
Semangat berjualan kemudian bercabang ke jualan puding. Puding coklat. Tak terbersit sedikitpun malu atau gengsi saat saya berjualan. Saya jualan di Himpunan, di Laboratorium dan di sebuah tempat kerja/divisi di kampus saya. Saya tidak pernah mengawasi penjualan makanan-makanan tersebut. Semua dilakukan atas dasar kejujuran. Saya simpan rotinya, dan saya letakkan kotak pembayaran disampingnya. Saya sudah menerapkan Kantin Kejujuran sebenarnya, jauh-jauh hari sebelum pemerintah menggembar gemborkan Kantin Kejujuran..
Yah ternyata tidak semua orang jujur, ada aja yang gak bayar..but that’s ok. Itu risiko..yang penting orang jujurnya masih jauh lebih banyak dari orang yang tidak jujurnya…
Beberapa hari ini sudah beberapa rekan mengajak untuk berbisnis kembali. Ada yang menawarkan sebagai penanam modal ada juga yang menawarkan produknya untuk dibisniskan, ada juga yang minta untuk dikabari kalo saya jadi berbisnis karena katanya dia mau beli (hehehe…jualan produknya aja apa belum ada
)
Baik nian teman-temanku ini…kuncinya adalah kepercayaan sepertinya, tidak mungkin juga mereka menawarkan bantuan jika tidak percaya pada kita kan ?
Hmmm….jadi mau jualan apa ?
lanjutkan perjuanganmu….jgn lupa reportnya ya…heheh
rachmad ht
October 14, 2010 at 09:13
haha..kalo jualan buku perpres di LPSE iya ada laporannya ntar hehe :p
trihartanti
October 14, 2010 at 09:23
hehe.. sip sedang latihan auditor
rachmad ht
October 15, 2010 at 15:10